Berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai Misoprostol bekerja dan berapa lama gejala-gejala yang ditimbulkan akan berlangsung (sakit perut, mual, pendarahan, dsb)?

 

Di sebagian besar kasus, efek dari Misoprostol akan terjadi dalam waktu 4 jam dimana kram dan perdarahan akan mulai terjadi. Gejala-gejala (sakit, perdarahan, mual, diare, dll.) dapat berlangsung selama 12 jam namun akan mereda setelah proses aborsi tuntas (silahkan lihat petunjuknya secara lengkap di www.womenonwaves.org/set-274-en.html?lang=en "How can I do an abortion").

Jika perdarahan terus berlangsung, terlalu banyak darah yang keluar (lebih banyak dari menstruasi bulanan), nyeri di bagian perut tidak kunjung reda setelah beberapa hari menggunakan Misoprostol, nyeri yang tak tertahankan, demam, perdarahan yang terus berlanjut hingga kurun waktu 3 minggu, atau sakit ketika perut ditekan, Anda kemungkinan mengalami aborsi yang tidak tuntas. Jika mengalami gejala-gejala tersebut, Anda harus segera pergi ke dokter atau rumah sakit untuk menuntaskan proses aborsi tersebut. Hal ini mutlak diperlukan karena jaringan dan darah akibat proses aborsi masih berada dalam tubuh dan dapat menyebabkan pendarahan berat atau infeksi. Perawatan akibat proses aborsi yang tidak tuntas adalah praktek yang legal dimanapun.

Di negara-negara dimana perempuan yang melakukan praktek aborsi dapat dituntut, tidaklah diperlukan untuk menjelaskan kepada staf medis bahwa Anda telah melakukan praktek aborsi, Anda dapat mengatakan bahwa Anda baru mengalami keguguran. Tidak ada satu tespun yang dapat menunjukkan bahwa Anda telah melakukan aborsi secara medis. Sangatlah penting untuk menjalani perawatan setelah mengalami aborsi tidak tuntas. Perawatan tersebut disebut juga dengan kuretase. Klinik manapun yang dapat menangani komplikasi akibat keguguran, dapat juga membantu perempuan yang mengalami aborsi tidak tuntas karena gejala-gejala dari keguguran dan aborsi adalah sama.