Usia kehamilan saya telah melewati 12 minggu. Dapatkah saya menggunakan Misoprostol?

 

Misoprostol masih dapat bekerja pada usia kehamilan lebih dari 12 minggu. Namun semakin tua usia kehamilan semakin besar kemungkinan komplikasi meningkat dengan cepat. 4-8% perempuan dengan kehamilan trimester kedua (12 minggu) yang mencoba menggunakan Misoprostol seperti digambarkan akan mengalami perdarahan berat. Oleh karena itu disarankan agar tablet-tablet tersebut digunakan di ruang tunggu rumah sakit atau di sebuah kafe dekat rumah sakit. Dalam hal ini, jika terjadi apa-apa, Anda dekat dengan rumah sakit. Gejala-gejalanya sama persis dengan keguguran. Jika Anda membutuhkan perawatan darurat di rumah sakit, beritahu dokter bahwa Anda mengalami keguguran karena perempuan dapat dituntut jika terbukti melakukan praktek aborsi. Gejala-gejala dan penanganan aborsi sama persis dengan keguguran.

Anda disarankan untuk tidak melakukan praktek aborsi seorang diri.
Sampai dengan usia kehamilan 12 minggu, seorang perempuan dapat menggunakan 4 tablet misoprostol 200 mikrogram (total 800 mcg) dengan menaruhnya di bawah lidah. Jangan ditelan!!! Setelah 3 jam, 4 tablet berikutnya dapat diletakkan lagi di bawah lidah (Jangan ditelan!!!) atau dimasukkan jauh ke dalam liang vagina. Setelah 3 jam berikutnya, letakkan kembali 4 tablet di bawah lidah dan jangan ditelan!!!

Jika usia kehamilan Anda antara 13-20 minggu, Anda masih dapat menggunakan Misoprostol untuk melakukan aborsi.

Seorang perempuan dapat menggunakan 2 tablet masing-masing 200mcg (total 400mcg) bisa melalui vagina atau diletakkan di bawah lidah setiap 3 jam sampai mencapai 5 dosis (10 tablet). Jika dimasukkan melalui vagina, tablet-tablet tersebut akan bekerja sedikit lebih efektif. Jika Anda pergi ke dokter, Anda harus benar-benar memastikan tidak ada tablet-tablet yang tersisa dengan cara memasukkan jari Anda sejauh mungkin ke dalam liang vagina. Dalam beberapa kasus Anda sebaiknya memilih metode meletakkan tablet-tablet tersebut di bawah lidah, jika Anda khawatir terkena masalah hukum.

Metode ini efektif 80% setelah 24 jam. Kemungkinan akan terjadi kram dan perdarahan berat, oleh karena itu sebaiknya tablet-tablet tersebut digunakan di ruang tunggu rumah sakit atau di sebuah kafe dekat rumah sakit. Perlu diperhatikan bahwa tubuh akan banyak kehilangan jaringan dan darah, juga janin (tergantung usia kehamilan) yang mungkin bisa dikenali, dan hal ini dapat menyebabkan stress. Oleh karena sangat tidak disarankan untuk melakukan aborsi tanpa bantuan orang lain pada usia kehamilan di atas 15 minggu karena resiko komplikasi yang tinggi dan dapat menyebabkan trauma yang mendalam. Prosedur induksi pada tahap tersebut seperti layaknya proses persalinan).

 

 

Article:

Sublingual versus vaginal misoprostol for second trimester termination: a randomized clinical trial. Tanha FD1Golgachi TNiroomand NGhajarzadeh MNasr R., Arch Gynecol Obstet. 2013 Jan;287(1):65-9. doi: 10.1007/s00404-012-2508-y. Epub 2012 Aug 19.

The sublingual route of misoprostol administration has the same efficacy as the vaginal route and can be applied for second trimester pregnancy termination in primigravid women in outpatient settings due to its simple administrations.