BEBERAPA METODE ABORSI

 

Aspirasi Vakum

Beberapa metode aborsi yang digunakan pada trimester pertama
Terdapat dua metode yang digunakan untuk penghentian kehamilan secara aman dan efektif:

Aborsi medis

Aborsi medis terjadi apabila penggunaan obat-obatan dilakukan baik melalui vagina atau diminum untuk mengeluarkan seluruh isi kandungan.

Jika Anda tinggal di negara dimana tidak terdapat tindakan aborsi secara aman dan legal, silahkan Anda mengunjungi website kami www.womenonweb.org. Women on Web adalah pelayanan rujukan online untuk aborsi medis bagi para perempuan yang tinggal di tempat dimana akses terhadap aborsi dibatasi. Dengan membuat donasi sebesar 90 euro, Anda akan menerima pelayanan aborsi medis ( menggunakan Mifepriston dan Misoprostol yang 99% efektif untuk memicu terjadinya aborsi) yang dikirimkan ke alamat rumah Anda dengan pos kilat.

Di beberapa negara dimana akses terhadap aborsi aman dan legal tidak tersedia , Misoprostol mungkin lebih mudah didapatkan dan merupakan pilihan yang lebih murah daripada layanan Women on Web. Penggunaan Misoprostol tanpa didampingi Mifepristone terbukti 80% efektif. Jika Anda memutuskan untuk menghentikan kehamilan hanya dengan Misoprostol, mohon kunjungi link berikut ini www.womenonwaves.org/set-274-en.html?lang=en dan ikuti petunjuknya dengan baik.

Aspirasi Vakum/Kuretase

Metode aspirasi Vakum/Kuretase adalah sebuah metode pengeluaran isi rahim dengan proses penyedotan menggunakan semacam tabung kanula yang dimasukkan ke dalam rahim melalui leher rahim. Berbagai istilah lain untuk aspirasi vakum adalah: aborsi penyedotan (suction abortion), kuretase vakum (vacuum curettage), kuretase penyedotan (suction curettage), regulasi menstruasi (menstrual regulation) dan penyedotan kecil (minisuction). Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO – World Health Organization), kuretase dapat dilakukan sampai dengan 12 atau 15 minggu setelah periode menstruasi terakhir, tergantung dari peralatan yang tersedia, dan dibutuhkan pelatihan dan kemahiran tenaga kesehatan.